Monday, February 6, 2012

11 PENYAKIT GURU YANG TIDAK BISA DIATASI OLEH WHO!!

Healthonblog.com - Setelah bertahun-tahun, WHO secara terus-menerus mencari cara untuk mencapai tujuannya. Prestasi penting yang pertama adalah memberantas penyakit cacar, yang sejak lama dianggap sebagai penyakit infeksi paling mematikan. Cacar telah menyebabkan jutaan kematian dan banyak penderitaan selama berabad-abad. Tetapi, WHO menyusun program untuk memberantas penyakit tersebut. Petugas-petugas WHO pergi ke berbagai negara untuk mengelola program vaksinasi secara besar-besaran. Sebagai hasilnya, penyakit cacar berhasil dilenyapkan pada tahun 1977. Sejak saat itu, WHO mengalihkan perhatian kepada penyakit-penyakit lainnya seperti penyakit polio dan kusta, dimana sekarang ini penyakit-penyakit tersebut telah hampir selesai diberantas. Bagaimana dengan penyakit-penyakit yang harus dihindari oleh guru? Sebelas penyakit yang harus dihindari bagi seorang guru yaitu :



1. TIPUS : Tidak punya selera Ketika lonceng tanda masuk telah berbunyi, guru yang mempunyai gejala tipus, masih berpura-pura mempersiapkan diri mencari buku-buku persiapan mengajar. Setelah itu mencari teman sejawat yang juga masuk kelas bersamaan pada jam tersebut untuk diajak ngobrol terlebih dahulu

2. MUAL : mutu amat lemah Tanda-tanda mual ini dapat dari kepemilikan sumber bacaan dan sumber informasi yang dimiliki di rumah. Bahasa Inggris sebagai bahasa ilmu pengetahuan tidak bisa dielakkan. Guru yang memiliki rasa MUAL biasanya antipati dengan hal-hal yang berbau inggris.



3. KUDIS : Kurang disipilin Pemanfaatan waktu yang kuran efektif saat berinteraksi dengan peserta didik, tak jarang KUDIS ini menyebabkan kegiatan pembelajara selesai sebelum lonceng keluar dibunyikan.

4. ASMA : Asal masuk kelas Banyak yang beranggapan bahwa kalau guru masuk kelas tidak membawa buku adalah guru yang hebat, padahal setiap kegiatan pembelajaran siswa selalu mengalami perubahan. Perubahan tersebut harus dicatat.BONEK masuk kenas bondo nekat

5. TBC : Tak bisa computer Penyakit ini dapat dilihat dari kemampuan menjinakkan mouse di depan komputer



6. KUSTA : Kurang strategi Banyak siswa yang keluar-masuk saat guru mengajar, karena kurang metoda pembelajarannya tidak menarik serta membosankan, adalah salah satu ciri penderita kusta.

7. KRAM : Kurang terampil Alat-alat laboratorium yang ditumbuhi jamur dan kelihatan tidak pernah dipakai

8. Asam Urat: Asal Sampai materi kurang akurat, sembarangan dalam mengajar

9. LESU : Lemah sumber, berangkat ke sekolah dan masuk ke dalam kelas hanya membawa buku selebar telinga kampret (kelelawar)

10. Ginjal : gajinya nihil karena SK tergadai di Bank, jarang aktif dan hampir selalu terlambat

11. Diare : dikelas anak-anak diremehkan oleh anak-anak karena penyakitan , tidurnya terlalu malam, bangun kesiangan, akhirnya jarang mandi khawatir waktu habis

Mari para guru kita hindari penyakit-penyakit di atas dan khusus bagi anda  yang punya daftar penyakit di atas yang harus segera menghindarkan diri darinya.
Ingat Guru malas = Bencana

Healthonblog.com

Friday, February 3, 2012

Menghilangkan atau mengurangi jerawat

HEALTHONBLOG.COM Banyak sekali cara yang dapat digunakan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan jerawat. Di antaranya adalah :
1. Melanggengkan berwudlu dengan melanggengkan berwudlu insyaAlloh kotoran-kotoran yang menempel diwajah bisa diminimalisir atau dikurangi,demikian juga debu-debu polusi udara dan juga radiasi sinar UV insyaAlloh bisa dikurangi.
2. Membiasakan diri qona'ah atau (neriman:jawa) karena semakin pikiran kita ngoyo, harus gini, harus gitu, aku harus dapat ini, aku harus dapat itu, harus, kudu atau tekanan-tekanan pikiran yang lain mengakibatkan hormon yang dapat memicu tumbuhnya jerawat semakin deras terpancing keluar. Nah dengan neriman atau hidup qona'ah apa adanya insyaAlloh tekanan-tekanan pikiran (baca : stress)yang seperti ini bisa di kurangi atau bahkan dihilangkan
3. Biasakan mandi teratur (sudah jelas)
4. Kurangi makan makanan yang banyak mengandung lemak
5. Perbanyak minum air putih (Usahakan minum sebanyak-banyaknya saat baru bangun tidur dan jangan terlalu banyak saat menjelang tidur)
6. Tips ke enam ini entah bener entah tidak tetapi kalo bisa jangan terlalu banyak pacar (hehehe satu aja belum punya)
Demikian tips mengurangi jerawat dari HEALTHONBLOG.COM semoga bermanfaat

khasiat getah pepaya

HEALTHONBLOG.COM. Ada beberapa manfaat dari getah pepaya atau biasa disebut dengan papaine, salah satu di antaranya adalah untuk meng-empukkan daging, caranya adalah dengan cara merebus daging dengan mencampurnya dengan beberapa potong daging pepaya atau daunnya.
manfaat getah pepaya yang lain adalah untuk mempermudah mengeluarkan duri atau ( telusup:jawa) caranya adalah jika kita terkena duri atau (telusup) tadi, maka berikan sedikit ruang untuk memasukkan getah ke dalam lokasi duri, misalnya dengan kancing atau jarum jahit, lalu masukkan getah pepaya atau cukup oleskan sedikit dilokasi bekas jarum,biarkan getah pepaya tadi masuk ke dalam lokasi duri, dan tunggulah kira-kira 2 atau tiga jam (aktifitas tetap berjalan seperti biasa).InsyaaLloh duri akan keluar dengan sendirinya.
Manfaat yang ketiga adalah untuk menghaluskan kulit kaki (telapak kaki), caranya adalah :Siapkan pepaya yang masih muda dan mengandung banyak getah, iris di bagian ujungnya (atau tempat yang lain) biarkan getahnya keluar, lalu mulailah mengoleskannya pada bagian telapak kaki yang pecah-pecah, biarkan beberapa saat agar getahnya meresap dan menghaluskan kulit telapak kaki kita, ulangi proses ini beberapa kali sampai terasa ada efek penghalusan yang diharapkan. semoga bermanfaat


ShoutMix chat widget